Islam
Fenomena memeluk Islam
Islam setelah kejadian WTC 9/11 merupakan agama yang paling dicari di Amerika, kebanyakan orang-orang di amerika penasaran dengan penyerangan yang konon katanya dilakukan oleh umat islam itu. Tetapi kemudian lihatlah betapa menakjubkan apa yg terjadi, tak lama setelah tragedi 9/11 Al-Quran ialah barang yang paling laris terjual di toko-toko buku, dikabarkan 1000 Al-Quran laku dalam setiap harinya.. kemudian akhir-akhir ini 250 masjid telah terbangun di New York, yang tadinya sebelum tragedi itu terjadi hanya ada 25 masjid saja. ada apa ini?? apakah rakyat amerika sudah semakin pintar dan berfikir bahwa Islam itu ialah agama yg benar?? sudah barang tentu demikian, bagamana tidak, orang-orang yang kritis yang dari tahun ke tahun ditutup matanya mengenai Agama Islam, semuanya tersentak karena kejadian dahsyat 9/11 dikabarkan dilakukan oleh umat islam.. mereka tentunya tidak percaya begitu saja mengenai berita-berita yang ada di TV karena mereka memang orang-orang yg kritis.. begitu juga yang terjadi di eropa akhir-akhir ini, mereka bertanya-tanya mengapa perang saat ini dilakukan terhadap negri-negri islam, islam itu terorist, tetapi mereka melihat bahwa disisi lain umat islam sendiri mengampanyekan bahwa islam itu sebenarnya agama damai. Namun ternyata Allah berkehendak lain… mereka sebagai kaum-kaum berfikir itu ternyata memang suka meneliti sesuatu dahulu sebelum percaya dan menerima bulat-bulat bahwa islam adalah teroris, kemudian terbukalah mata mereka semua setelah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya dibalik ini…
dibalik ini semua sebenarnya ada ayat yang mengatakan bahwa: “akan Kutunjukkan tanda-tanda kebesaranKU, mudah-mudahan mereka kaum yang berfikir” dan ternyata memang benar.. orang-orang barat ini ialah kaum-kaum yang berfikir.
kemudian kita lihat di Afrika, menurut data terkini bahwa agama yang berkembang pesat di Afrika ialah agama kristen… sebagaimana kita tahu bahwa orang-orang afrika kebanyakan ialah orang-orang yang kelaparan, dan jarang dari mereka itu menghasilkan peneliti-peneliti handal seperti manusia-manusia yang ada di Eropa. Dan memang, jika kita mengaca terhadap kondisi dalam negeri kita, maka kaum2 yg banyak masuk agama kristen ialah kebanyakan kaum papa, yaitu kaum yg terpinggirkan di Ibukota.. mereka ialah orang-orang yang kelaparan yang butuh makan untuk melanjutkan hidup… sebagaimana kita ketahui bahwa metode kristen dalam menyebarkan agamanya ialah dakwah melalui misonaris2nya dan zending2nya, namun cara itu jarang berhasil, maka mereka mencoba dengan metode baru yaitu dengan iming-iming uang bagi mereka yang kelaparan… jadilah iman ditukar dengan beras 3 kilo, minyak 1 liter dsb…
namun dlm hal banyaknya orang kelaparan yang masuk kristen ini seharusnya kita tidak perlu khawatir dengan jumlah mereka yang bertambah banyak, toh yg masuk kristen bukan orang-orang yang intelek, mereka hanya butuh makan.. sedangkan yang masuk islam ialah orang-orang intelek, profesor, peneliti dsb.. saya rasa dengan banyaknya orang-orang intelek yang masuk islam para murtadin akan menyadari “kenapa kok profesor memeluk islam saya malah masuk kristen..” pasti hal ini akan membuat mereka malu hati dan secara diam-diam akan memeluk kembali agama Islam. dan kita lihat pula, yg biasanya kecendrungan-kecendrungan yg terjadi selama ini ialah bahwa orang Afrika pasti akan mengikuti trend/model yg sedang ada di barat sana.. maklum lah.. negara kita Indonesia ini juga begitu… jadi ketika barat menjadi mayoritas islam nantinya, maka Afrika pun pasti secara sedikit2 terbuka matanya… setelah terbuka mata mereka, kemudian mereka satu persatu pasti akan memeluk islam..kemudian mari kita lihat surat ini :” apabila telah datang pertolongan Allah, dan kemenangan. dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong.”(An-nashr:1-2).