JANGAN COBA-COBA LUPAKAN PANCASILA SEBAGAI FALSAFAH BANGSA DAN DASAR NEGARA TAUHID
Posted by arprim pada Februari 13, 2010
Pancasila merupakan merupakan tonggak berdiri kokohnya bangsa Indonesia, belakangan ini mulai terlupakan. kita tidak tahu mengapa ini terjadi, apakah ada pihak-pihak yang sengaja menghapus Pancasila sebagai landasan kehidupan bangsa Indonesia, apakah memang generasi masa kini yang tidak perduli dan tidak dapat memaknai??
Sejarah Bangsa Terlupakan, Kebenaran Terabaikan
sebelum mengupas masalah falsafah bangsa yaitu Pancasila, ada baiknya kita kupas dahulu mengenai sejarah terbentuknya bangsa Indonesia. Bangsa ini terlahir pada akhir tahun 1928, tepatnya pada 28 oktober 1928. apa buktinya??
pada tahun itu KITA bangsa Indonesia telah bersumpah untuk menyatakan bahwa kita adalah putera dan puteri Indonesia mengaku berbangsa satu bangsa Indonesia, hal itu adalah salah satu dari tiga isi sumpah pemuda yang merupakan tonggak awal berdirinya bangsa Indonesia.
Kemudian bangsa Ini merdeka pada tanggal 17 agustus tahun 1945. Apapula bukti dan dasarnya?didalam naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia Ir.Soekarno sebagai proklamator menyatakan bahwa
“kami BANGSA INDONESIA dengan ini kemerdekaan Indonesia, hal-hal yang mengenai PEMINDAHAN KEKUASAAN dan lain-lain, akan diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya” Jakarta 17-8-45 ATAS NAMA BANGSA INDONESIA
Soekarno-Hatta
Jadi, tidak ada tawar menawar untuk menyepakati bahwa bangsa Indonesia telah lahir pada tahun 1928 dan kemudian merdeka pada tahun 1945. Kemudian barulah terbentuk Negara Indonesia sebagai wadah bangsa Indonesia untuk melaksanakan kegiatan politik, ekonomi, sosial dll secara merdeka tanpa ada tekanan dari pihak penjajah.
(inti dari sub-bab ini adalah Indonesia terbentuk bangsanya dahulu baru negaranya) jadi, negara Indonesia berulang tahun/ HUT RI adalah 18 agustus 1945 dimana sesuai dengan teks proklamasi bahwa pemindahan kekuasaan dilaksanakan dalam tempo sesingkat-singkatnya yaitu 1 hari saja, dari 17 agustus ke tanggal 18 agustus.
(dasar dalam Quran : Al-Hujarrat ayat 13 dan Arrum ayat 22)
Pancasila Merupakan Falsafah hidup Orang Indonesia Asli merupakan dasar ketauhidan
Falsafah yang diambil dari kata filsafat adalah gagasan, sikap batin yang paling mendasar yang dimiliki oleh orang atau masyarakat, sedangkan filsaat sendiri merupakan sebuah pengetahuan dan penyelidikan dengan akal budi mengenai segala hakikat yang ada.
Jadi, mengapa Pancasila merupakan suatu falsafah bukan merupakan sebuah ideologi?? Soekarno dalam pidatonya tanggal 1 Juni 1945 mengatakan bahwa, “saya tidak membuat pancasila, tetapi saya menggalinya atas dasar nilai-nilai yang sudah ada(dalam bangsa ini)”
berarti memang setiap orang-orang Indonesia menurut soekarno, telah memiliki ciri2 berketuhanan YME, berkemanusiaan yang adil dan beradab, mempunyai rasa ingin bersatu (sumpah pemuda), suka bermusyawarah, dan kemudian tercapailah suatu keadilan sosial dalam 4 ciri bangsa indonesia tersebut.
Pancasila adalah merupakan sikap keberpihakan Bangsa Indonesia di dalam membangun kehidupan berbangsa dan bernegara dengan mendekatkan kebenaran relatif terhadap kebenaran absolutnya. Kebenaran relatif ini adalah suatu kebenaran yang berasal dari proses ikhtiar atas pekerjaan yang dikerjakan. Sedangkan, kebenaran absolut adalah kebenaran yang telah ditetapkan dan berasal dari Allah SWT.
Oleh karena itu, setiap individu Bangsa Indonesia harus memiliki sikap keberpihakan kepada:
(1) Tuhan Yang Maha Esa;
(2) Manusia yang adil dan beradab;
(3) Usaha untuk menjaga Persatuan Indonesia;
(4) Rakyat yang dipimpin oleh hikmat
(Orang-Orang yang selalu menambah
ilmu pengetahuannya) dalam
kebijaksanaan Permusyawaratan/
Perwakilan(Lembaga Bangsa/
Lembaga Negara); sehingga
(5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat
Indonesia akan dapat tercapai.
sila pertama :
tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sila pertama dalam Pancasila merupakan dasar ketauhidan bangsa yang memang bahwa setiap orang yang ada percaya bahwa Tuhan itu satu. namun pemaknaannya saja yang berbeda-beda. jika berdasarkan agama islam agama yang memegang teguh tauhid maka mudah untuk menemukan dasarnya yaitu ayat Al-ikhlas.
sila kedua :
mengenai kemanusiaan yang adil dan beradab. pertanyaannya, berapa banyakkah ayat dalam Qur’an agar supaya manusia berbuat adil? berapa banyak pula ayat Quran dan hadist nabi yang menceritakan tentang adab??
adab menurut kamus besar bahasa Indonesia adalah kesopanan, budi pekerti, kehalusan, kebaikan. berapa banyak ayat Qur’an yang mengatur itu??
Sila ketiga :
mengenai persatuan. Ingatkah anda suatu sabda nabi yang mengatakan bahwa umat islam suatu saat akan banyak, tetapi mereka seperti buih-buih dilautan. buih dilautan adalah sesuatu yang terombang ambing tidak jelas nasibnya akan kemana karena mereka lemah.
yang terjadi pada umat islam saat ini adalah mereka tidak bersatu, mereka terpecah dalam ajaran-ajaran yang berbeda, yang satu tidak mengakui saudara seislamnya karena ada suatu paham yang berbeda penafsirannya.
jadi jelaslah fungsi sila-ke-3 ini untuk kebaikan INdonesia.
sila ke-4 :
kerakyatan (demokrasi) yang dipimpin berdasarkan hikmah (kebijaksanaan(dari Allah)/kemanfaatan, dengan cara bermusyawarat..
ada suatu ayat dalam Qur’an yang mewajibkan bahwa segala seuatu keputusan itu haruslah diselesaikan dengan cara musyawarah.
lihat Asy-syura ayat 38 “(dan bagi orang-orang yang menerima(mematuhi)seruan Tuhannya dan mendirikan shalat, sedang urusan mereka(diputuskan) dengan MUSYAWARAT antara mereka dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki mereka yang Kami berikan kepada mereka.)”
sila ke-5 :
Keadilan sosial bagi seluruh rakyat adalah tujuan yang akan tercapai apabila keempat sila sebelumnya dijalankan atau dicam kan dalam benak setiap orang Indonesia.
keadilan sosial akan tercapai apabila dalam berpolitik kita mempunyai moral, adil, mempunyai rasa kesatuan karena sebangsa, bermusyawarah bila ada suatu masalah (tidak voting:karena voting adalah demokrasi sesat ala barat dimana yang banyak maka ia yang menang, padahal protocol zionis sendiri mengatakan bahwa orang baik lebih sedikit daripada orang jahat)
begitu pula dalam menjalankan perekonomian, setiap pribadi harus jujur dalam berniaga, adil dalam berniaga, bersatu jika perniagaan melemah(merger,konsolidasi), musyawarah dalam memutuskan kebijakan perekonomian…
jika setiap pribadi bangsa Indonesia memaknai pancasila sedemikian rupa maka yakinlah bahwa Indonesia akan sejahtera, tidak ada satu sila pun yang melenceng dari sunatullah, semua sila ada terdapat ayatnya didalam kitabullah..
mereka yang ingin menghapus pancasila adalah mereka yang tidak berfikir secara mendalam mengenai hal ini. padahal Pancasila lah sebagai dasar negara Indonesia mencapai kemakmuran bagi bangsanya diatas perbedaan suku, ras dan agama.
inilah kodrat bangsa ini, dimana bangsa ini akan menuju kemakmuran jika hukum yang dijalankan sesuai dengan kitabullah.
Pancasila merupakan Falsafah/pemikiran yang berdasarkan kitabullah.